Festival Erau 2009 Ditutup
Festival Seni Budaya Erau 2009 resmi ditutup, Sabtu malam (01/08). Acara yang digelar di Panggung terbuka tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kukar, Drs HM Idrus SY.
Festival Seni dan Budaya Erau 2009 merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam rangka turun memeriahkan Erau Adat Tempong Tawar 2009.
Acara malam penutupan tersebut berisikan pembacaan SK Dewan Juri tentang penetapan hasil pemenang Lomba-lomba dalam Festival Seni dan Budaya Erau 2009. Diantaranya Festival Band lagu-lagu daerah, Lomba cipta/baca puisi bagi para guru, Lomba Ngapeh dan Lomba Bemamai.
Selain pembacaan hasil dan pembagian hadiah Festival Seni dan Budaya Erau 2009 yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, acara penutupan tersebut juga membagikan hadiah bagi para pemenang Lomba-lomba tradisional yang dilaksanakan di Lapangan Parkir penyebrangan Pulau Kumala depan Kantor PLN. Adapun Lomba-lomba yang dilaksanakan oleh Dispora tersebut antara lain lomba Gasing, Menyumpit, Mengupas Kelapa, Menjala, Behempas Rotan, Behempasan Bantal, Menangkap Bebek, Asen Naga, Kelom Panjang, Enggrang, Dagongan, Belogo, dan Kasti.
Merebahkan Tiang Ayu
Penutupan Festival Erau Tempong Tawar Tahun 2009, dengan merebahkan Tiang Ayu. Merebahkan Tiang Ayu berarti selesailah semua acara erau dan Sultan sudah lepas dari Tuhing (dalam bahasa kutai) yang disebut juga pantangan, karena selama erau berjalan, Sultan tidak boleh kemana-mana selain di dalam Keraton dan kegiatan itu selalu dijalankan setiap pelaksanaan Erau. Dalam prosesi tersebut berlangsung sangat khidmat dan penuh dengan suka cita.
Pemerintah Kukar dan kerabat keraton mengucapkan rasa syukur, karena selama Erau berlangsung, berjalan dengan lancar dan sukses, tidak ada hambatan apapun.
Dalam acara tersebut hadir pula Sekretaris Daerah Kukar Dr H AR Hariyanto Bachroel MM dan Kerabat Keraton.
(***)


